Pembantu Nikmat
Hari ini seperti biasa aku perhatikan istriku sedang bersiap untuk berangkat kerja, sementara aku masih berbaring. Istriku memang harus selalu berangkat pagi, tidak seperti pekerjaanku yang tidak mengharuskan berangkat pagi. Tidak lama kemudian aku perhatikan dia berkata sesuatu, pamitan, dan perlahan meninggalkan rumah. Sementara aku bersiap kembali untuk tidur, kembali kudengar suara orang mendekat ke arah pintu kamar. Tetapi langsung aku teringat pasti pembantu rumah tangga kami, Lia, yang memang mendapat perintah dari istriku untuk bersih-bersih rumah sepagi mungkin, sebelum mengerjakan yang lain.
Lia ini baru berumur 17 tahun, dengan tinggi badan yang termasuk pendek namun bentuk tubuhnya sintal. Aku hanya perhatikan hal tersebut selama ini, dan tidak pernah berfikir macam-macam sebelumnya. Tidak berapa lama dari suara langkah yang kudengar tadi, Lia pun mulai tampak di pintu masuk, setelah mengetuk dan meminta izin sebentar, ia pun masuk sambil membawa sapu tanpa menunggu izin dariku. Baru pagi ini aku perhatikan pembantuku ini, not bad at all.
Karena aku selalu tidur hanya dengan bercelana dalam, maka aku pikir akan ganggu dia. Dengan masih pura-pura tidur, aku menggeliat ke samping hingga selimutku pun tersingkap. Sehingga bagian bawahku sudah tidak tertutup apapun, sementara karena bangun tidur dan belum sempat ke WC, kemaluanku sudah mengeras sejak tadi. Dengan sedikit mengintip, Lia berkali-kali melirik kearah celana dalamku, yang didalamnya terdapat ‘Mr. Penny’ku yang sudah membesar dan mengeras. Namun aku perhatikan dia masih terus mengerjakan pekerjaannya sambil tidak menunjukkan perasaannya.
Setelah itu dia selesai dengan pekerjaannya dan keluar dari kamar tidur. Akupun bangun ke kamar mandi untuk buang air kecil. Seperti biasa aku lepas celana dalamku dan kupakai handuk lalu keluar mencari sesuatu untuk minum. Kulihat Lia masih meneruskan pekerjaannya di ruang lain, aku rebahkan diriku di sofa depan TV ruang keluarga kami. Sejenak terlintas untuk membuat Lia lebih dalam menguasai ‘pelajarannya’. Lalu aku berfikir, kira-kira topik apa yang akan aku pakai, karena selama ini aku jarang sekali bicara dengan dia.
Sambil aku perhatikan Lia yang sedang sibuk, aku mengingat-ingat yang pernah istriku katakan soal dia. Akhirnya aku ingat bahwa dia memiliki masalah bau badan. Dengan tersenyum gembira aku panggil dia dan kuminta untuk berhenti melakukan aktivitasnya sebentar. Lia pun mendekat dan mengambil posisi duduk di bawah. Duduknya sangat sopan, jadi tidak satupun celah untuk melihat ‘perangkatnya’. Aku mulai saja pembicaraanku dengannya, dengan menanyakan apakah benar dia mempunyai masalah BB. Dengan alasan tamu dan relasiku akan banyak yang datang aku memintannya untuk lebih perhatian dengan masalahnya.
Dia hanya mengiyakan permintaanku, dan mulai berani mengatakan satu dua hal. Semakin baik pikirku. Masih dengan topik yang sama, akupun mengajaknya ngobrol sejenak, dan mendapat respon yang baik. Sementara dudukku dengan sengaja aku buat seolah tanpa sengaja, sehingga ‘Mr. Penny’ku yang hanya tertutup handuk akan terlihat sepenuhnya oleh Lia. Aku perhatikan matanya berkali-kali melirik ke arah ‘Mr. Penny’ku, yang secara tidak sengaja mulai bangun. Lalu aku tanyakan apa boleh mencium BB-nya, sebuah pertanyaan yang cukup mengagetkannya, selain karena pertanyaan itu cukup berani, juga karena matanya yang sedang melirik ke ‘anu’ ku. Untuk menutupi rasa malunya, diapun hanya mengangguk membolehkan.
Aku minta dia untuk mendekat, dan dari jarak sekian centimeter, aku mencoba mencium BBnya. Akalku mulai berjalan, aku katakan tidak begitu jelas, maka dengan alasan pasti sumbernya dari ketiaknya, maka aku minta dia untuk menunjukkan ketiaknya. Sejenak dia terdiam, mungkin dipikirnya, apakah ini harus atau tidak. Aku kembali menyadarkannya dengan memintanya kembali memperlihatkan ketiaknya. Melihat tatapannya aku mengerti bahwa dia tidak tahu apa yang harus dikerjakannya untuk memenuhi permintaanku. Maka aku dengan cepat menuntunnya agar dia tidak bingung akan apa yang harus dilakukan. Dan aku katakan, naikkan saja baju kaosnya sehingga aku dapat memeriksa ketiaknya, dan aku katakan jangan malu, toh tidak ada siapapun di rumah.
Perlahan diangkatnya baju kaosnya dan akupun bersorak gembira. Perlahan kulit putih mulusnya mulai terlihat, dan lalu dadanya yang cukup besar tertutup BH sempit pun mulai terlihat. ‘Mr. Penny’ku langsung membesar dan mengeras penuh. Setelah ketiaknya terlihat, akupun memberi perhatian, kudekatkan hidungku terlihat bulu ketiaknya cukup lebat. Setelah dekat aku hirup udara sekitar ketiak, baunya sangat merangsang, dan akupun semakin mendekatkan hidungku sehingga menyentuh bulu ketiaknya. Sedikit kaget, dia menjauh dan menurunkan bajunya. Lalu aku katakan bahwa dia harus memotong bulu ketiaknya jika ingin BBnya hilang. Dia mengangguk dan berjanji akan mencukurnya. Sejenak aku perhatikan wajahnya yang tampak beda, merah padam. Aku heran kenapa, setelah aku perhatikan seksama, matanya sesekali melirik ke arah ‘Mr. Penny’ku. Ya ampun, handukku tersingkap dan ‘Mr. Penny’ku yang membesar dan memanjang, terpampang jelas di depan matanya. Pasti tersingkap sewaktu dia kaget tadi.
Lalu kuminta Lia kembali mendekat, dan aku katakan bahwa ini wajar terjadi, karena aku sedang berdekatan dengan perempuan, apalagi sedang melihat yang berada di dalam bajunya. Dengan malu dia tertunduk. Lalu aku lanjutkan, entah pikiran dari mana, tiba-tiba aku memuji badannya, aku katakan bahwa badannya bagus dan putih. Aku juga mengatakan bahwa bibirnya bagus. Entah keberanian dari mana, aku bangun sambil memegang tangannya, dan memintanya berdiri berhadapan. Sejenak kami berpandangan, dan aku mulai mendekatkan bibirku pada bibirnya. Kami berciuman cukup lama dan sangat merangsang. Aku perhatikan dia begitu bernafsu, mungkin sudah sejak tadi pagi dia terangsang.
Tanganku yang sudah sejak tadi berada di dadanya, kuarahkan menuju tangannya, dan menariknya menuju sofa. Kutidurkan Lia dan menindihnya dari pinggul ke bawah, sementara tanganku berusaha membuka bajunya. Beberapa saat nampaknya kesadaran Lia bangkit dan melakukan perlawanan, sehingga kuhentikan sambil membuka bajunya, dan aku kembali mencium bibirnya hingga lama sekali. Begitu Lia sudah kembali mendesah, perlahan tangan yang sejak tadi kugunakan untuk meremas dadanya, kuarahkan ke belakang untuk membuka kaitan BHnya. Hingga terpampanglah buah dadanya yang berukuran cukup besar dengan puting besar coklat muda.
Lumatan mulutku pada buah dadanya membuatnya sudah benar-benar terangsang, sehingga dengan mudah tanganku menuju ke arah ‘Veggy’nya yang masih bercelana dalam, sedang tanganku yang satunya membawa tangannya untuk memegang ‘Mr. Penny’ku. Secara otomatis tangannya meremas dan mulai naik turun pada ‘Mr. Penny’ku. Sementara aku sibuk menaikkan roknya hingga celana dalamnya terlihat seluruhnya. Dan dengan menyibakkan celana dalamnya, ‘Veggy’nya yang basah dan sempit itupun sudah menjadi mainan bagi jari-jariku. Namun tidak berapa lama, kurasakan pahanya menjepit tanganku, dan tangannya memegang tanganku agar tidak bergerak dan tidak meninggalkan ‘Veggy’nya. Kusadari Lia mengalami orgasme yang pertama
Setelah mereda, kupeluk erat badannya dan berusaha tetap merangsangnya, dan benar saja, bebrapa saat kemudian, nampak dirinya sudah kembali bergairah, hanya saja kali ini lebih berani. Lia membuka celana dalamnya sendiri, lalu berusaha mencari dan memegang ‘Mr. Penny’ku. Sementara secara bergantian bibir dan buah dadanya aku kulum. Dan dengan tanganku, ‘Veggy’nya kuelus-elus lagi mulai dari bulu-bulu halusnya, bibir ‘Veggy’nya, hingga ke dalam, dan daerah sekitar lubang pantatnya. Sensasinya pasti sungguh besar, sehingga tanpa sadar Lia menggelinjang-gelinjang keras. Kesempatan ini tidak aku sia-siakan, bibirku pindah menuju bibirnya, sementara ‘Mr. Penny’ku ku dekatkan ke bibir ‘Veggy’nya, ku elus-elus sebentar, lalu aku mulai selipkan pada bibir ‘Veggy’ pembantuku ini.
Sudah seperti layaknya suami dan istri, kami seakan lupa dengan segalanya, Lia bahkan mengerang minta ‘Mr. Penny’ku segera masuk. Karena basahnya ‘Veggy’ Lia, dengan mudah ‘Mr. Penny’ku masuk sedikit demi sedikit. Sebagai wanita yang baru pertama kali berhubungan badan, terasa sekali otot ‘Veggy’ Lia menegang dan mempersulit ‘Mr. Penny’ku untuk masuk. Dengan membuka pahanya lebih lebar dan mendiamkan sejenak ‘Mr. Penny’ku, terasa Lia agak rileks. Ketika itu, aku mulai memaju mundurkan ‘Mr. Penny’ku walau hanya bagian kepalanya saja. Namun sedikit demi sedikit ‘Mr. Penny’ku masuk dan akhirnya seluruh batangku masuk ke dalam ‘Veggy’nya. Setelah aku diamkan sejenak, aku mulai bergerak keluar dan masuk, dan sempat kulihat cairan berwarna merah muda, tanda keperawanannya telah kudapatkan.
Erangan nikmat kami berdua, terdengar sangat romantis saat itu. Lia belajar sangat cepat, dan ‘Veggy’nya terasa meremas-remas ‘Mr. Penny’ku dengan sangat lembut. Hingga belasan menit kami bersetubuh dengan gaya yang sama, karena ku pikir nanti saja mengajarkannya gaya lain. ‘Mr. Penny’ku sudan berdenyut-denyut tanda tak lama lagi aku akan ejakulasi. Aku tanyakan pada Lia, apakah dia juga sudah hampir orgasme. Lia mengangguk pelan sambil terrsenyum. Dengan aba-aba dari ku, aku mengajaknya untuk orgasme bersama. Lia semakin keras mengelinjang, hingga akhinya aku katakan kita keluar sama-sama. Beberapa saat kemudian aku rasakan air maniku muncrat dengan derasnya didalam ‘Veggy’nya yang juga menegang karena orgasme. Lia memeluk badanku dengan erat, lupa bahwa aku adalah majikannya, dan akupun melupakan bahwa Lia adalah pembantuku, aku memeluk dan menciumnya dengan erat.
Dengan muka sedikit malu, Lia tetap tertidur disampingku di sofa tersebut. Kuperhatikan dengan lega tidak ada penyesalan di wajahnya, tetapi kulihat kepuasan. Aku katakan padanya bahwa permainannya sungguh hebat, dan mengajaknya untuk mengulang jika dia mau, dan dijawab dengan anggukkan kecil dan senyum. Sejak saat itu, kami sering melakukan jika istriku sedang tidak ada. Di kamar tidurku, kamar tidurnya, kamar mandi, ruang tamu, ruang makan, dapur, garasi, bahkan dalam mobil.
Lia ikut bersama kami hingga tahunan, sampai suatu saat dia dipanggil oleh orang tuanya untuk dikawinkan. Ia dan aku saling melepas dengan berat hati. Namun sekali waktu Lia datang kerumahku untuk khusus bertemu denganku, setelah sebelumnya menelponku untuk janjian. Anak satu-satunyapun menurutnya adalah anakku, karena suaminya mandul. Tapi tidak ada yang pernah tahu..

View full post on KUMPULAN CERITA SEX
cerita ngentot pembantu bulu ketiak lebat (10)cerita panas pembntu (5)ngentot pura pura tidur (4)cerita panas pura-pura (4)cerita dientot mertua tua bangka (3)topik cerita ketiak (3)Cerita dewasa bulu ketiak bkin merangsang (2)cerita ngentot pembokat (2)cerita dewasa pembantu ketiak (2)Kontolku serasa lecet pertama kali ngentot (1)Categories: Uncategorized Tags: Nikmat, pembantu
Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Hubungan Seks Berdarah
Hubungan Seks Berdarah
Yang terhormat dokter Boyke, Saya punya masalah dengan istri. Saat ini kami punya satu orang anak berusia 1 tahun 2 bulan. Yang saya tanyakan adalah setiap kami berhubungan badan, istri selalu mengeluarkan darah seperti kami dulu
pertama kali melakukan hubungan badan setelah menikah. Saat ini istri saya memakai alat kontrasepsi pil. Apakah kondisi itu bisa membahaya buat kesehatan, baik istri maupun saya sendiri?
Firmansyah / Buah Batu, Bandung
Jawab:
Adanya darah setelah berhubungan seks harus diwaspadai, karena dapat merupakan salah satu tanda adanya kelainan pada mulut rahim. Kemungkinan yang paling berbahaya adalah kanker mulut rahim. Adanya erosi (luka) pada mulut rahim, polip pada mulut rahim juga dapat menjadi penyebab perdarahan setelah senggama. Selain itu ada kemungkinan istri mengalami infeksi pada vagina (vaginitis) yang membuat dinding vagina tipis atau pun cervicitis (mulut rahim terinfeksi) sehingga menimbulkan pendarahan setelah senggama. Saran saya, jangan anggap enteng penyakit yang diderita isteri. Segeralah berobat ke dokter kandungan.
View full post on Kumpulan Cerita 17 Tahun ML alias mau lagi
cerita ngentot berdarah (4)cerita memekku berdarah (2)Memekku berdarah (2)memek berdarah gara-gara ngentot (2)ceritangeweistriorang (1)jilat memek dokter kandungan (1)cerita ngentot momok (1)cerita memeku berdara (1)memekku berdarah saat ngentot (1)oh memeku berdarah (1)Categories: Uncategorized Tags: Berdarah, Boyke, Dengan, Dokter, Hubungan, Konsultasi, Kumpulan, seks
BERCINTA DENGAN ADIKKU DI ALAM TERBUKA
Aku seorang pria berusia 30 tahun dan sudah menikah, kami sudah menikah empat tahun tapi belum dikaruniai seorang anak
Rumah tangga kami cukup berantakan alias sering berantem terus setiap hari
Belakangan istriku makin sering meninggalkan rumah dengan alasan ingin fokus di karier bisnisnya, dia pergi meninggalkan aku berminggu minggu
Suatu ketika aku ditelpon oleh adik angkatku yang bernama siska, dia berusia 17 tahun, dia mengangap aku kakaknya karena aku sering beri dia wotivasi di saat menghadapi masalah.
walaupun aku chinese dan dia batak, tapi kami merasa seperti saudara kandung
Dia berkulit sawo matang, dan lumayan cantik wajahnya, tinggi badannya 156cm dengan body yang oke banget, bahkan ukuran dadanya sktr 36, tergolong big zise untuk ukuran seusia dia
Dia minta tolong sama aku untuk ditemenin nganter dia buat tugas akhir di daerah perkebunan sawit, aku tidak keberatan sedikitpun untuk mengantar dia, karena aku ingin membantu dia sebaik baiknya
Akhirnya kami menuju ke rumah temanku yang bekerja sebagai mandor sawit, kami naik motor sejauh 40km dari daerah tempat tinggal kami
Dalam perjalanan yang cukup panjang dia berkata kepadaku, ‘ko, aku ngantuk, boleh ga bersandar di punggung koko?’, kontan aja aku jawab “boleh aja’
setelah itu aku baru sadar kalau ini yang pertama kali dia memeluk saya
pada saat tubuhnya ditempel abis ke punggungku, mulai kacau pikiranku, aku merasakan merinding campur nyaman campur senang dan campur kikuk
Aku merasa kedua tonjolan dadanya menekan punggungku, dan dia cuek aja tidur merapat dipunggungku,apalagi setelah masuk area perkebunan yang jalannya cukup ancur, payudaranya terasa sering memukul mukul punggungku.
setelah selesai aku antar kerumah teman, dan dia menyelesaikan tugasnya, kami harus pulang menempuh jalan tanah di tengah kebun sawit sejauh 15km
di tengah perjalanan dia bilang
“ko. aku kebelet pipis, nanti kalau ada semak semak berhenti ya ko”
Aku menjawab ‘oke, tahan dulu ya’
Akhirnya aku berpikir ajak dia aja ke sungai kecil yang terdekat dengan kami, kebetulan saya pernah mancing di sungai itu, kami harus masuk jalan setapak sekitar 3km
akhirnya kami sampai di sungai kecil yang bening airnya dan dangkal airnya, dan ditepi sungai itu ada pasir putih seperti di pantai
setelah melihat sungai itu, timbul hasrat saya ingin mengajak dia mandi bersama,
akhirnya kupancing adiku ‘kamu ga kepanasan sis?, aku lihat kamu kepanasan?
“iya ko rasanya ingin berendam di sungai ini
……langsung aku ON…..
aku beranikan omong ke dia “kita mandi yuk”
What…mandi!! jawabnya
langsung dia pura pura mengalihkan perhatian saya,
“aku pipis dulu ya ko” sambil dia berjalan ke arah ilalang tepi sungai, disaat dia pipis dibalik ilalang aku berpikir, dengan cara apa ya aku bisa ngajak dia bugil bareng aku?
setelah dia selesai pipis dan kembali ke motor
aku langsung bertanya: ‘bolehkah ga aku mandi disini sekarang’
‘boleh aja ko. jawabnya
dia pikir saya ga sampai bugil depan dia
Akhirnya aku lepas baju dan celana panjangku, aku melihat dia seperti kagum melihat tubuhku yang putih, matanya memperhatikan tubuhku tanpa kedip,
sebelum aku plorotin cdku, aku tanya dulu ke dia ‘ aku boleh bugil di depanmu ga?
HAaaa…. ‘terserah koko lah!
akhirnya kunekatin plorotin cdku di depan matanya,
pada saat itu dia memperhatikan ke arah cdku yang kuplorotin
sontak dia berkata “…..WuiiH besar banget punya koko….”
aku merasa senang dan bangga akan ukuran penisku, berarti dia ga jijik terhadap aku n penisku
Aku gandeng tangannya, aku blang ‘ ayo temenin aku mandi’
dia menjawab dengan malu2 ‘ nggak ah ko…nanti ga da yang jaga motor n barang2 kita’ sambil dia melihat ke penisku terus
aku jawab ‘ga papa ini tempat sepi jarang ada orang sampai ke sini.
akhirnya dia bilang ‘ aku malu lepas baju depan koko, tubuhku jelek,’
langsung aku jawab ‘siapa bilang tubuhmu jelek, aku suka lihat bentuk tubuhmu’
dia tersipu malu menatapku, sambil berkata ‘bener koko suka lihat tubuhku?
aku jawab ‘suka banget’, karena aku sudah ga sabaran pengen berbugil ria dengannya
akhirnya dia melepas kaos dan celana panjangnya, aku melihat tubuhnya yang masih terbalut cd dan bra, mulus banget, penisku makin tegang sampai sepanjang 13cm dan berdiameter 4cm,
dia bilang ‘ aku pake cd n bra aja ya ‘ko
“jangan nanti basah, kita pulangnya gimana nanti, ayo lepas aja’ bujukku.
dia masih enggan melepasnya, dan dia berusaha mengalihkan perhatian ;’wuiih penis koko makin besar dan panjang!!
” mau lihat lebih besar lagi ga?
dia menjawab ‘mau’
kalo mau lepas cd dan bramu
akhirnya dia melepas branya dulu,
“woww bagus banget dadamu sis’, kataku
dadanya kencang padat dan putingnya berwarna coklat tua dan cukup besar lingkar putingnya
dia tersipu malu sambil mlorotin cdny, aku menunggu dengan penasaran dan jantung yang berdebar debar, seperti apa jembut dan vaginanya ?
akhirnya aku melihat sekumpulan bulu yang cukup lebat berbentuk segitiga mengecil ke arah belahan vaginanya, sehingga belahan vaginanya bagian bawah terlihat jelas
akhirnya kami berjalan bugil bersama menuju sungai, setelah kami berendam sebentar, aku langsung memeluk dan mencium bibirnya
setelah kucium, dia melihat aku dengan kikuk, akhirnya kucium lagi, kali ini aku nekat masukin lidahku sampai ke dalam mulutnya dan mainin lidahnya
sambil tangan kiriku menopang dia akuremas kedua payudaranya secara bergiliran dengan tangan kananku, dia mulai mendesah.
setelah itu aku mulai mainin klitorisnya, desahannya makin kuat terdengar, aku coba masukin jari tengahku ke liang vaginanya, dia makin terengah dan meremas penisku dengan kuat, kami saling mendesah
sambil jariku masuk ke vaginanya, aku tanya kepadanya ;’Mau ga ini dimasukin sama penisku?
dia menjawab ‘mau banget ko”
akhirny kita bergeser agak ke tepi sungai, aku telentangi dia dia atas pasir putih yang masih tergenang air sungai, aku buka lebar selangkangannya aku jilatin klitorisnya, dia mendesah keras sambil berkata ;’geli ko, tapi enak banget’
aku mulai masukan penisku ke lubang kenikmatannya, pertama dia bilang ‘sudah ko, sakit rasanya’
aku bujuk dia; ‘ga papa, itu biasa kalo pertama kali melakukan, sakitnya sebentar aja, setelah itu enak banget’
akhirnya kucoba memasukan lagi penisku ke vaginanya yang sempit banget, akhirnya kupaksain dan dia sempat teriak kesakitan, tapi setelah itu yang ada hanya desahan nikmat dari kami berdua,
darah perwannya mulai membasahi penisku, aku sogokkan penisku dengan ritme makin cepat kedalam vaginanya, sampai dia terengah engah,
setelah itu kami coba gaya dogy style, terasa ujung penisku menyentuh dinding saluran rahimnya,
“…AAAoooohhh, enak banget ko, rasanya seperti kesetrum enak…”katanya
kami ml dialam terbuka di tengah aliran sungai yang bening banget dan disertai kicauan burung di alam sekitar kita, kami berpikir’ mungkin adam dan hawa dulu sepeti ini ya? he…he…
Pesta Seks Anak SMP Jakarta
Namaku Sonny, dulu sewaktu masih SMP ada beberapa teman wanita yang naksir denganku, maklumlah waktu itu aku bintang kelas di SMP tersebut, di antara perempuan-perempuan tersebut adalah Rere, Vinvin (nama samaran) yang ada hubungannya dengan ceritaku ini. Aku sekarang sudah bekerja di suatu perusahaan swasta di Jakarta yang kebetulan aku termasuk eksekutif muda. Nah, bulan mei 99 kemarin, aku ada meeting di Surabaya dan kebetulan hari itu ulang tahun Rere (Rere termasuk wanita yang lumayan tingginya 170, branya 36 dan bodinya itu tuch yang semok alias seksi montok). Sehabis meeting, aku iseng menelepon Rere dan dia mengundangku datang ke rumahnya. Kemudian aku langsung saja cabut ke rumah Rere, eh nggak tahunya di situ ramai juga teman-temennya yang datang, termasuk Vinvin. Acara pesta tersebut berlangsung sampai jam 9 malam. Di pesta tersebut Rere cerita kepadaku kalau minggu depan dia mau menikah terus Vinvin minggu depannya lagi, lalu Rere cerita masa-masa dia naksir aku terus sampai sekarang dia masih kangen berat. Maklumlah sudah 2 tahunan nggak jumpa. Kebetulan waktu itu komputer dia lagi ngadat. Nah kesempatan buatku untuk tinggal lebih lama. Langsung saja kucoba membetulkan PC-nya. Sementara di rumahnya tinggal Vinvin saja yang belum pulang dan orang tuanya juga nggak ada.
Pas sedang asyik mengutak-atik PC-nya, dia menungguku di sampingku dengan sekali-sekali melirikku, aku sendiri masih hati-hati mau menembak dia. Eh nggak tahunya si Vinvin main serobot saja. Dari belakang Vinvin langsung memelukku dan meng-kiss pipiku (Vinvin nggak beda jauh sama Rere, bedanya mata Rere kebiru-biruan sedikit dan lebih hitam dari Vinvin). Punggungku terasa ada benda kental yang bikin aku naik. Habis itu Vinvin membisikan kalau dia masih kepingin denganku, terus aku responin juga kalau aku kangen juga, terus kulumat saja bibirnya yang mungil kemerah-merahan itu. Vinvin langsung balas dengan penuh nafsu dan tetap memelukku dari belakang tapi tangannya sudah langsung menggerayangi penisku, dalam hati ini anak kepingin di embat nich. Aku lihat Rere disampingku bengong saja dan cemberut merasa kalah duluan. Terus Rere pergi sebentar, aku masa bodoh saja, kutarik si Vinvin ke pangkuanku dan bibirnya masih kulumat habis. Gila! nafsunya besar sekali! Setelah itu kualihkan dari bibir, kukecup terus ke bawah sambil tanganku meraba buah dadanya yang besar dan kenyal. Pas kukecup di belahan buah dadanya, Vinvin berteriak, Sstt aahh dan semakin kencang remasan tangannya yang sudah masuk ke CD-ku, kubuka saja bajunya terus branya sekalian. Kelihatan buah dadanya menggantung siap diremas habis. Dengan gemasnya kulumat habis buah dadanya sampai dia menggelinjang keenakan dan suara yang sstt sstt aahh… Setelah itu tanganku pindah ke CD-nya yang sudah basah, langsung saja kulepas roknya. Dia pun kelihatan bugil tapi masih pakai CD.
Cewek Anak SMP Cantik
Terus Rere datang dengan membisikanku bahwa kalau mau meneruskan di dalam kamarnya saja. Tanpa pikir lama-lama, langsung saja kugendong Vinvin sambil buah dadanya terus kuhisap ke dalam kamar Rere. Terus aku telentangi Vinvin di tempat tidur Rere, aku lihat Vinvin sudah pasrah menantang, langsung saja kubuka CD-nya, ehh ternyata bulu Vinvin rapi dan kecil-kecil, langsung saja kulepas celanaku sama CD-ku sampai aku bugil ria. Terdengar teriakan Rere kaget melihat penisku sepanjang 22 cm dan gede banget katanya sambil ngeloyor pergi meninggalkanku dan Vinvin. Aku tidak peduli lagi sama dia, langsung saja penisku aku arahkan ke vagina Vinvin, uhh seret banget, dan kulihat Vinvin menggigit bibirnya dan berteriak, Aakkhh eegghh… Kepalanya menggeleng ke kiri dan ke kanan sambil tangannya meremas seprei. Rupanya dia masih Virgin sehingga seret sekali memasukannya. Baru kepalanya saja Vinvin sudah teriak. Aku tahan sebentar, terus tiba-tiba langsung saja kusodok lebih keras, Vinvin langsung saja teriak kencang sekali. Masa bodoh, aku teruskan saja sodokanku sampai mentok. Rasanya nikmat banget, penisku seperti diremas-remas dan hangat-hangat basah.
Sambil menarik napas, kulihat kalau Vinvin sudah agak tenang lagi, tapi rupanya dia meringis menahan sakit, kebesaran barangkali yach? Setelah itu aku tarik penisku pelan-pelan dan kelihatan sekali vagina Vinvin ikut ketarik terus kepalanya geleng-geleng ke kiri dan ke kanan sama matanya terpejam-pejam keenakan sambil teriak, Sstt aahh sshh egghh… Sampai penisku tinggal kepalanya saja, langsung saja aku sodok lagi ke vaginanya sekeras-kerasnya, Bleesshh… Vinvin berteriak, aahh.. Kira-kira 5 menitan vagina Vinvin terasa seret. Setelah itu vaginanya baru terasa licin hingga semakin nikmat buat disodok, semakin lama sodokanku semakin kupercepat sampai Vinvin kelihatan cuma bisa menahan saja. Rupanya Vinvin kurang agresif. Terus kusuruh Vinvin menggerakan pantatnya ke kiri dan ke kanan sambil mengikuti gerakanku. Baru beberapa menit Vinvin sudah teriak nggak karuan, rupanya dia mau orgasme. Makin kupercepat gerakanku, akhirnya Vinvin berteriak kencang sekali sembari memelukku kencang-kencang, lama sekali Vinvin memelukku sampai akhirnya dia telentang lagi kecapaian tapi penisku masih menancap di vaginanya. Sekilas kulihat kalau Rere melihatku sambil menggigit jarinya, terus Rere mendekati kami berdua kemudian bertanya Bagaimana tadi? Aku senyum saja sambil penisku masih kutancapkan di vagina Vinvin, terus Rere duduk di tepi ranjang dan ngobrol kepadaku. Aku iseng, kupegang tangan Rere terus aku remas-remas. Tapi dia tetap diam saja. Setelah itu kutarik dia lalu kucium bibirnya yang ranum dan tubuhnya kutelentangi di atas perut Vinvin tapi penisku masih tetap menancap di vagina Vinvin, tidak ketinggalan kuremas-remas buah dada Rere sambil matanya terpejam menikmati lumatan bibirku dan remasan tanganku.
Sementara si Vinvin mencabut penisku lalu pergi ke kamar kecil dan jalannya sempoyongan seperti vaginanya ada yang mengganjal. Terus kubuka saja baju Rere sementara tangannya sudah merangkul tengkukku. Setelah itu kujilati saja buah dadanya sambil sekali-kali kuhisap sampai dia menggelinjang kegelian. Terus kuraba CD-nya. Rupanya sudah basah, nggak ambil peduli langsung saja kulepas seluruh celananya sampai Rere benar-benar bugil. Terus aku suruh Rere pegang penisku sampai muka dia kelihatan kemerahan. Rupanya dia belum pernah merasakan begituan. Setelah itu aku perbaiki posisinya biar nikmat buat menyodok vaginanya. Kemudian Rere bertanya kalau dia mau diapakan. Aku suruh Rere pegang penisku lalu kugesek kevaginanya. Dia tercengang mendengar kataku, tapi dia tetap melakukan juga. Sambil matanya terpejam, Rere mulai menggesek penisku kevaginanya, pas menyentuh vaginanya, dia kelihatan nyegir sambil mendesah-desah, Aahh…, sementara aku sibuk meremas-remas sambil menjilati buah dadanya yang semakin lama semakin mengeras dan kelihatan puting buah dadanya semakin munjung keatas.
Pelan-pelan kudorong pantatku sampai penisku menempel lebih kencang di mulut vaginanya. Rere diam saja malah semakin keras rintihannya, eh nggak tahunya Vinvin tiba-tiba saja mendorong pantatku sekeras-kerasnya secara langsung penisku kedorong masuk kedalam vagina Rere sedangkan Rere menjerit keras, aakkh sakit Sonny, apa-apaan kamu, sambil badan Rere menggeliat-geliat kesakitan sementara tangannya menahan pinggulku. Sedangkan Vinvin bilang ke Rere kalau sakitnya hanya sebentar saja, terus Vinvin malah mendorong lebih keras lagi sambil menarik tangan Rere biar tidak menahan gerakan pinggulku. Rere kelihatan menahan sakit sambil menggigit bibirnya. Sampai akhirnya masuk semua penisku. Rere kelihatan mulai mengatur nafasnya yang tersengal-sengal selama menahan tadi. Aku biarkan dulu beberapa menit sambil mencumbu Rere biar dia tambah naik sementara Vinvin yang masih bugil tadi melihat saja di samping tempat tidur sambil tertawa centil. Tidak lama Rere sudah mulai dapat naik lagi, malah semakin menggebu saja. Mulai kutarik penisku pelan-pelan terus kusodok lalu masuk agak kencangan sedikit, seret sekali. Tiba-tiba bell pintu berbunyi lalu Vinvin mengintip lewat jendela kamar lalu pakai bajunya yang panjang sampai lutut terus Vinvin ngeloyor pergi sambil ngomong, Nyantai saja, terusin biar aku yang nemuin, tahu gitu aku teruskan saja kegiatanku yang sempat terhenti, aku lihat Rere masih nyengir sambil kepalanya geleng kekiri dan kekanan terus pinggulnya digerakan pula mengikuti irama gerakanku. Rupanya vaginanya cepat basah dan mampu menelan penisku sampai penuh.
Sementara tanganku sibuk meremas buah dada Rere, aku terus menggenjotnya semakin cepat sampai dia mendesah-desah lebih keras terus tangannya meraba-raba punggungku lalu tiba-tiba kakinya dilipat ke atas pantatku sambil memelukku dan berteriak aagghh, kencang sekali hingga gerakanku tertahan dan terasa ada cairan hangat keluar dari vaginanya hingga menambah rasa nikmat. Rupanya dia orgasme beruntun, setelah pelukan dia mulai kendor. Aku teruskan lagi genjotanku pelan-pelan sambil mulai mencumbu dia biar naik lagi. Tidak lama dia sudah naik lagi terus aku ambil posisi lebih tegak sambil tanganku pegang pinggulnya dan tangannya memuntir-muntir putingku sambil tersenyum manis. Makin lama gerakanku semakin kupercepat sodokanku, waktu kudorong ke vaginanya aku keras-kerasi lalu kulihat Rere sudah mulai memejamkan matanya dan kepalanya geleng-geleng ke kiri dan ke kanan mengikuti irama genjotanku. Aku sendiri rupanya sudah mau orgasme, maka aku genjot lebih kencang lagi sampai vaginanya bunyi kencang banget, nggak lama aku mau keluar kutarik penisku biar ejakulasi di luar. Dia malah menahan pantatku biar nggak ditarik ke luar langsung saja kudorong lagi sembari kupeluk dia erat-erat sambil teriak, Aargghh.. eegghh.., kemudian Rere juga teriak lama sekali, aku ejakulasi di dalam vagina Rere sampai Rere gelagapan nggak bisa napas, kira-kira semenitan aku dekap Rere erat-erat sampai aku kehabisan tenaga, terus kucabut penisku dan kelihatan maniku sampai keluar dari vaginanya bareng darah perawannya yang sobek karena kerasnya serobotan penisku dibantu dorongan Vinvin yang keras dan tiba-tiba tadi.
Sementara itu Vinvin kedengarannya ngobrol sama seorang cewek, rupanya teman Rere itu ketinggalan dompet terus kebetulan Vinvin juga kenal sama dia, nggak lama kemudian Vinvin masuk ke kamar terus menanyakan aku, Mau kenalan nggak sama temanku? aku jawab, Masa aku bugil begini mau dikenalin, Cuek saja, lagian tadi aku sama dia sudah ngintip lu waktu sama Rere tadi, aku bengong saja terus Vinvin membisikan sesuatu ke Rere terus Rere mengangguk sambil tertawa cekikikan terus Rere membisikan kepadaku supaya aku nanti menurut saja, katanya asyik sich. Lalu Vinvin dan Rere yang cuma pakai selimut menemui temannya tadi terus diajak masuk sebentar ke kamar Rere sambil matanya ditutup pakai T-shirt Vinvin. Setelah itu Vinvin kasih isyarat ke aku biar diam saja sambil menuntun Christ (nama temannya tadi) supaya rebahan dulu di tempat tidur. Tentu saja Christ bertanya kalau ada apa ini. Lalu Vinvin bilang kalau entar pasti nikmat dan nikmati saja. Christ mengangguk saja lalu Vinvin menyuruh Rere pegang tangan Christ yang diangkat di atas kepalanya dan Vinvin meraba-raba sekujur badan Christ di dalam bajunya, tentu saja Christ teriak kegelian sampai akhirnya mendesah-desah keasyikan lalu Vinvin pindah posisi dari duduk di atas paha Christ beralih ke samping sambil kasih kode ke aku biar aku duduk menggantikan dia sambil tangan Vinvin dimasukan ke dalam bra punya Christ, aku menurut saja sambil mulai mengikuti Vinvin meraba-raba tubuh seksi Christ, sementara Christ kaget dan mulai meronta-ronta nggak mau diteruskan, aku yang sudah tanggung begitu langsung saja turun lalu menarik kaki Christ supaya posisi pantatnya pas di sudut tempat tidur kelihatan Rere mengikuti dan tetap memegang tangan Christ yang sudah mulai meronta dan berteriak-teriak Jangan, lalu Vinvin menutup mulut Christ dan melumat bibirnya sembari kasih kode ke aku biar diteruskan saja, langsung kubuka ritsluiting celananya dan kelihatan pahanya yang putih dan bentuk kakinya yang seksi membuat aku cepat naik, waktu aku mau peloroti CD-nya.
Christ malah meronta-ronta sambil kakinya menendang-nendang hingga aku kesulitan. Aku jepit kakinya dengan pahaku lalu CD-nya aku tarik paksa sampai di bawah lututnya terus aku berdiri sedikit buat melepas CD-nya tadi habis itu aku kangkangi pahanya sembari aku arahkan penisku yang sudah tegang berat ke vagina Christ yang ada di sudut tempat tidur itu. Setelah kepala penisku menyentuh mulut vaginanya, aku pegangi pinggulnya biar Christ agak diam nggak meronta-ronta supaya aku bisa menyodok dengan mantap, gerakan pinggul Christ sudah dapat aku tahan lalu aku cepat-cepat menyodok penisku sekeras-kerasnya ke vaginanya, sesaat kelihatan gerakan Christ yang berontak tertahan selama aku dorong masuk penisku tadi sampai mentok, seret banget dan masih agak licin, aku lihat Vinvin masih melumat bibir Christ sementara Rere melihat penisku yang sudah menancap 3/4 saja di vagina Christ tadi, setelah aku diamkan beberapa saat, aku tarik lagi penisku lalu kudorong masuk lagi sementara Christ kembali meronta-ronta menambah nikmatnya goyangan liarnya, lama-lama Christ mulai melemah rontanya dan mulai kedengaran desahan Christ, nggak tahunya Vinvin sudah nggak melumat bibirnya tadi. Mendengar desahan dan rintihannya itu bikin aku semakin ganas, tanganku mulai meraba ke atas dibalik T-shirtnya sampai menyentuh buah dadanya yang masih terbungkus bra. Lalu aku singkap bajunya ke atas terus Vinvin membantu membukakan bra Christ tadi sementara Rere sudah melepaskan pegangan tangannya dan Rere mengambil guling lalu memeluk guling itu sambil menggigit bibirnya sambil terus melihatku yang lagi ngerjain Christ dengan ganas, lalu Vinvin ke kamar mandi sementara aku semakin percepat gerakanku yang semakin keras sambil kuremas-remas dan kujilati puting buah dadanya yang sudah merah merona serta desahan dan rintihan Christ yang menambah nafsuku.
Rupanya rontaan Christ yang liar membuatku semakin cepat keluar, baru 5 menitan aku sudah nggak tahan lagi, aku dorong keras-keras sambil kupeluk Christ sekencang-kencangnya sampai Christ nggak bisa nafas tapi masih tetap menggoyang pinggulnya, aku ejakulasi 30 detik lamanya kemudian Christ gantian mendekapku sambil menggigit telingaku sembari melenguh menahan kenikmatan yang baru dia rasakan, sementara penisku yang masih di dalam vagina Christ terasa hangat karena cairan yang keluar dari vaginanya tadi. Christ orgasme sampai 15 detik lalu aku terkulai lemas di samping tubuh Christ lalu Vinvin kembali ke tempat tidur lagi dan kami berempat pun terdiam tanpa ada yang berbicara sampai tertidur semuanya.
Cerita Panas Terbaru:
cerita seks anak SMP, cerita panas anak abg, cerita panas smp, cerita panas anak smp, pesta seks anak smp, Cerita seks smp, cerita hot anak smp, pesta sek, cerita dewasa anak smp, SEKS ANAK SMP
Cerita Seks Berhubungan:
- Pesta Seks Murid baru Anak SMU
- Ngentot Dengan Cewek Cirebon Cerita Seks Anak Kost Dokter
- Kisah Nyata Pesta Seks Anak Inde Kost
View full post on Cerita Panas Dewasa 17 Tahun
cerita mesum anak smp (38)cerita pesta seks smp (22)cerita nafsu anak smp (17)cerita seks smp (16)cerita pesta seks anak sma (15)cerita pesta seks anak sekolah (12)cerita seks anak sma (11)Cerita nafsu smp (11)Cerita Pesta seks anak smu (6)Pesta seks tante dengan anak sma (2)Categories: Uncategorized Tags: Anak, Jakarta, Pesta, seks
Birahi Adik Ipar
Kumpulan Cerita Dewasa .“Masak apa Yen?” kataku sedikit mengejutkan adik iparku, yang saat itu sedang berdiri sambil memotong-motong tempe kesukaanku di meja dapur. “Ngagetin aja sih, hampir aja kena tangan nih,” katanya sambil menunjuk ibu jarinya dengan pisau yang dipegangnya. “Tapi nggak sampe keiris kan?” tanyaku menggoda. “Mbak Ratri mana Mas, kok nggak sama-sama pulangnya?” [...]
View full post on Kumpulan Cerita Dewasa
Ngentot adik ipar (32)adik ipar yang menggoda (31)cerita ngentot adik ipar (19)masak apa yen (16)cerita nafsu birahi sedarah (12)ngentot kk ipar (10)cerita panas adik ipar (8)Birahi kakak ipar (7)Cerita ngentot sama adik ipar (5)Ngentot adik ipar di dapur (4)Categories: Uncategorized Tags: Adik, Birahi, Ipar
Operator Warnet Bispak
ini tentang kisah percintaanku dengan seorang op warnet yang penuh dengan gairah, akupun tidak menyangka bisa mendapatkan teman tidur dengan seorang penjaga warnet, simak kelanjutan kisah dewasa berikut ini.
Namaku Rio, seorang dokter di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan, kisah yang akan kuceritakan ini terjadi saat aku masih bertunangan dengan istriku sekarang ini, dan terjadi berawal dari hal yang sama sekali tidak terduga sedikitpun olehku.
Bulan February 2001 lalu aku mengantarkan kawanku Rudy ke bengkel Toyota di jalan ***(edited) Jakarta. Saat tiba di bengkel, sudah banyak mobil yang antri menunggu giliran.
Rudy tersenyum kepadaku dan bilang, “Sorry Yo.., kayaknya loe musti nungguin lama juga nih..”
Brengsek juga nih pikirku, biar tidak bosan, aku pergi ke warnet di dekat situ, persisnya di sebelah Soto Kudus, persis depan Danar Hadi.
Aku masuk, disambut oleh seorang cewek yang ternyata adalah yang bertugas menjaga warnet tersebut. Mulanya aku tidak begitu memperhatikannya, berhubung hatiku lagi kesal sekali sama ulah si Rudy tadi. Tapi ketika aku mulai meng-klik mouse dan sedang menunggu connect-nya internet, baru aku perhatikan bahwa cewek penjaga ini punya wajah cukup lumayan dan body yang oke juga. Terus terang, saat itu juga aku terpikat oleh penampilannya, aku jatuh hati pada “the way she look”.
Aku sibuk berpikir dalam hati, bagaimana cara aku berkenalan dengannya? Tapi mungkin memang takdir cara itu datang dengan sendirinya, cewek itu tidak lama kemudian membuka juga internet dan dia duduk persis di belakangku, jadi posisi kami saling memunggungi satu sama lain. Aku sempat menoleh ke belakang, dan kulihat dia membuka situs “mIRC”.
“Kayaknya dia mau chatting nih..,” pikirku.
Ternyata benar, dia mau chatting, dan aku sempat melihat kalau dia pake “nick” yanthie. Langsung saja aku masuk ke “mIRC” juga, aku call dia, eeh dia nge-reply.
Kami berkenalan, dan selama chatting itu dia sama sekali tidak sadar kalau Rio yang sedang ngobrol dengannya adalah cowok yang duduk tepat di belakangnya, hihihihi. Pas sejam aku selesai, aku bayar, aku pancing obrolan dengannya, aku tahu sekarang namanya “Yanti”, tepatnya “Iryanti”. Tampangnya benar-benar membuat aku bergairah.
Aku lalu keluar, pergi ke bengkel menemui si Rudy, mobilnya sedang dikerjakan. Aku pergi ke telepon kartu di bengkel itu, kutelepon penerangan “108?. Kutanyakan nomer telepon warnet itu, setelah kudapat langsung kutelepon, dan aku minta bicara dengan Yanti.
“Siapa nih..?” suara Yanti di seberang sana.
“Ini Rio, boleh saya kenal kamu..?” jawabku.
“Boleh aja, tapi kamu dapat nomer ini darimana..?” tanya Yanti lagi.
“Saya yang pernah main di warnet kamu..,” jawabku.
Dan Oh My God..! Tahu tidak Yanti bilang apa..?
“Kamu yang tadi chatting di belakang saya khan..?” katanya.
Mati aku, dia sudah tahu rupanya. Terlanjur malu aku mengaku saja, kalau itu benar aku, dan aku terpesona oleh penampilan dia, tapi aku malu untuk menegur disana, jadi aku pakai cara ini saja.
Yanti tertawa, enak deh suaranya, kuberanikan saja ingin menjemput dia, mau atau tidak. Katanya dia sore ini tidak bisa, karena cowoknya (yang akhirnya kuketahui namanya Joe) menjemput dia.
“Gimana kalau besok lusa aja..?” katanya.
“Oke aja..” kataku.
Jadilah lusanya aku tidak praktek, jam 17.00 tepat aku sudah sampai di warnet Yanti. Kami terus jalan deh. Di jalan, dasar pikiran nakalku sudah di ubun-ubun, aku tanya sudah berapa lama Yanti pacaran sama Joe, berapa kali pacaran, terakhir aku juga mengaku sudah punya cewek, terus aku tanya mau tidak Yanti jadi cewekku? Yanti kaget.
“Jadi Yanti ngeduain Joe donk Yo..?” tanyanya.
“Iya sama Rio juga ngeduain cewek Rio..” jawabku sekenanya.
“Nakal kamu Yo..” kata Yanti sambil mencubit lenganku.
“Naaah.., kena nih cewek..!” pikirku.
Kutangkap tangannya, kupegang kuat, kuhentikan mobilku di depan sebuah bangunan sepi dekat Pasaraya Manggarai, kutarik Yanti ke arahku, kucium bibirnya, Yanti mendorong tubuhku.
“Hhhmmmhh malu-malu kucing nih..” pikirku.
Terus kutarik tubuhnya sambil mengeluarkan kata-kata gombalku. Lama kelamaan Yanti tidak menolak lagi, dibalasnya ciumanku, dijulurkannya lidahnya, digigitnya bibirku, kusedot lidahnya, nikmat sekali, urat syarafku terangsang. Kuraba pahanya, terus ke selangkangannya, Yanti mendesah.
“Jangan Rio..” desahnya.
Aku berhenti, kuhidupkan mesin mobil, kuarahkan mobil ke hotel ***(edited) di jalan ***(edited) Jakarta Pusat, aku langsung parkir.
“Mau ngapain kita kesini Yo..?” tanya Yanti.
Aku tidak menjawab, kusuruh dia menunggu di mobil, aku masuk ke dalam, aku check in di kamar 104.
Setelah diantar ke kamar, kuhidupkan AC, lalu aku ke mobil.
“Yan, turun yuuk..!” kataku.
“Nggak tau ah, mau ngapain sih Rio..?” kata Yanti.
Lagi-lagi kukeluarkan jurus mautku, sampai akhirnya Yanti mau juga ikut masuk ke kamar. Di dalam kamar kubuka celana panjangku. Dengan hanya pakai handuk aku ke kamar mandi, saat aku keluar kulihat Yanti sedang nonton TV.
“Film apa sih Yan..?” tanyaku sambil duduk di sebelahnya.
“Sinetron..,” jawab Yanti pendek.
Kupandangi wajahnya, Yanti jengah juga dan bilang, “Ngapain sih ngeliatin gitu Yo..?”
“Kamu cantik..” rayuku.
“Rio pengen ciuman kayak tadi deh..” kataku.
Kutarik tubuhnya, Yanti diam saja, kuangkat dagunya, kupandangi lekat-lekat matanya, kucium lembut bibirnya, Yanti memejamkan matanya. Dibalasnya ciumanku, kujulurkan lidahku, Yanti membalasnya, kuhisap, Yanti membalasnya. Pikiranku benar-benar sudah dikuasai gairah memuncak, kuciumi lehernya, kujilati sepuasku.
“Aaacchh.., Riooo…” desahan Yanti membuatku tambah bernafsu.
Aku berdiri di samping tempat tidur sambil tidak lepas memandang wajahnya sedikitpun.
Kubuka bajuku, handuk, terakhir celana dalamku, sengaja tidak kupadamkan lampu, penisku langsung “tegak-melompat” keluar “sarangnya”. Kulihat Yanti terkesima, kuhampiri dia, kuraih tangannya, kuletakkan di atas penisku, kusuruh dia melakukan gerakan “mengocok”.
“Aaahhh nikmat sekali..” desahku.
15 menit Yanti melakukan itu, kulepaskan tangannya dari penisku, kutarik wajahnya, kuarahkan ke penisku. Mula-mula Yanti menolak, dengan sedikit paksaan mau juga dia. Masuklah penisku dalam mulut mungilnya. Digerakkannya maju-mundur berulang kali sampai basah kuyup penisku oleh ludahnya, kurasakan spermaku mau keluar, kutarik rambutnya.
“Stop Yanti..!” kataku.
Kini kubaringkan dia, kutelanjangi Yanti sampai sehelai benang pun tidak ada lagi di tubuhnya. Kupandangi tubuhnya, tampak di perut kirinya ada tahi lalat cukup besar. Kucium bibirnya, dagunya, turun ke lehernya, dadanya, perutnya, kuhisap pusar dan tahi lalatnya, Yanti menggelinjang geli. Kuteruskan ke selangkangannya, kumasukkan jari tengahku sambil aku terus mencium selangkangannya.
“Aaaccchhh Riiiooo niiikkkmaaatnyaaa sayaaanggg…” desah Yanti.
Yanti mengangkat pantatnya setinggi-tingginya, kurasakan basah vaginanya. Yanti telah orgasme rupanya. Kini aku menaiki tubuh Yanti, penisku pun sudah amat berdenyut mendambakan pelampiasan pula. Kuarahkan penisku ke vagina Yanti, kuturunkan perlahan pinggulku, tidak sedetikpun kulepaskan pandanganku dari mata Yanti. Kulihat Yanti menggigit bibirnya.
“Sakiiittt Riiiooo…” desahnya.
Kuhentikan sejenak, lalu kuteruskan lagi, Yanti mendesis lagi. Kulihat butiran air mata di sisi matanya.
“Sakit saayyyaangg..?” tanyaku.
“Iyyaaa Riiiooo, punya kamu besar sekali..” jawab Yanti meracau.
“Mana besar sama punya Joe..?” tanyaku.
“Besar punya kamu Riooo… sakit saaayyyaangghhh, perrriiihhh, tapiii niiikmaaatthh sekaliii..” rintih Yanti.
Akhirnya masuk semua penisku ke dalam vaginanya. Kutarik maju mundur, akibatnya sungguh luar biasa, Yanti menggeram, kedua kakinya menjepit pinggangku sekuatnya, giginya ditanamkan di bahuku, kurasakan pedih. Waaaahhh berdarah nih… Yanti orgasme kedua kalinya.
Kini kuganti posisiku, Yanti kusuruh menungging, dan dengan nafsu memuncak kutusukkan penisku ke anusnya, kurasakan otot “spchincter ani”-nya mencengkram erat penisku. Kugerakkan masuk-keluar penisku, kugenggam payudaranya, Yanti menggenggam tepi tempat tidur.
“Riiooo… saaayyyaanngghh… ciiintaaa… eeennnaaakkhhh… Riioooo.. Rioooo… nikmaaatthh sayaaaanggghh… terrruuussshhh cinnntaaaa…” erang Yanti terus menerus.
Aku benar-benar nikmat, “Yaaanntiii kuhamili kamuuuu… badan kamuuu enak bangeeettthh..” erangku juga.
10 menit kemudian aku tidak tahan lagi, penisku berdenyut kuat, kucengkram erat pinggul Yanti, kusemburkan sperma hangatku dalam vagina Yanti.
“Aaacchhh nikmat sekali…” desahku di telinganya.
Kami pun terkulai lemas.
Setelah itu beberapa kali kami mengulanginya di hotel “xxx” dekat kantor Yanti. Sekarang Yanti telah menikah dengan Joe. Kami masih berhubungan lewat telepon. Semoga kamu baca kisah kita ini Yanti. Rio sayang kamu selalu.
Related posts:
- Perjalanan Dinas Membara Elin adalah salah seorang manager pada bagian Treasury di sebuah…
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
View full post on Cerita Panas
memek penjaga warnet (3)kisah ngentot di warnet (3)Cerita Ngocok kontol pacar di warnet (2)cerita ngentot di warnet (2)Cerita Ngentot pacar di warnet (2)mbok marni penjaga warung bahenol (1)kudu kentu (1)ku raba payudara bispak (1)ku perkosa mamah kawanku (1)AKU DIPERKOSA SAMA PENJAGA WARNET (1)Categories: Uncategorized Tags: Bispak, Operator, Warnet
Ngentot Sama Ria – ABG 17 Tahun
Cerita panas ini berkisah antara aku dan ria, anak gadis yang masih berumur 17tahun, dari awal saya berkunjung kerumahnya itulah akhirnya saya bisa entot si ria ini. Simak kisah ini selanjutnya.
Pertama2 Gw Kenal Sama Ria Uda Beberapa Bulan Ini..Kira2 2 bulan,Gw Bisnis Game Sama dia…Ria umur 17 tahun pas Dia juga Kerja Sampingan Jadi Penjaga Konter Hp gitu dee..Nah Dia juga Bermain Game Seperti Ragnarok Online Sama Dota,Gw Kenal Dia Karena Gw Minta Nomer Hp Dan Knalan Di Game Setelah beberapa Lama Gw Kenal De Ria itu,Pada Hari Sabtu Gw Punya Rencana Buat Ajak Ria Jalan-jalan Tapi Ria ini Sangat Matre Banget,Mukanya Putih Dan Tubuhnya Mak Nyoz deee pokoknya Buah Dadanya Sudah Bergembang Besar Banget,Jadi Setiap Gw Lihat Ria Semakin Lama Semakin Napsu Aja,Tiba2 Ria SMS GW..
Ria : Eh,Loe Lagi Ngapain ? Loe Online Gak ? Gw Nunggu lu Kok Ga Online
GW : Jelas Aja gw Gak Online,Soalnya Gw Mau Kerumah Kamu
Ria : Lah?Ngapain Loe Kerumah Gw?Rumah Gw Lagi Gak Ada Orang Kali
Gw : Gpp,Cuma Mau Ngobrol2 aja..Soalnya Gw Kangen Sama Lu Ri,Bole Ga?
Ria : Bole2 Aja,Tapi ini Uda Malem Sekitar Jam 9 gini
Gw : Tapi Gw Uda Sampai Di Depan Gerbang Rumah lu ni Ri..Bukain DOng
Beberapa Menit Kemudian Ria Pun Keluar trus Bukain Gw Pintu,Gw Bawa Mobil Nissan hitam Yg Lumayan Keren.
Gw : Ri,Nyokap Bokap lu Kemana?Lu Gak Jaga Konter Hp lu?
Ria : Lah Ini kan Uda Malem,Ngapain Gw Jaga Konter Hp..Orang Uda malem
Gw : OoO gitu Kirain lu Jaga Sampai Malam(Sambil ketawa Kecil2)
Setelah beberapa saat gw pun masuk ke rumahnya Ria,trus gw ngobrol dikit2 trus dia ambilin gw minum jus orange..ya gw kerumah dia karena gw kangen banget,pikiran gw juga rada jorok ke cewe ini soalnya setiap gw lihat dia aduh…pgn bgt ML rasanya sama dia,tapi gw baru kenal 2 bulan bro bagaimana gw bisa ML?
Kira2 uda 15 menit kita ngobrolin soal game trus soal teman2 dia di game ragnarok akhirnya dia minta ijin ke Kamarnya,Kamarnya dia ada Komputer Buat Main Game Yg Jelas.Trus Gw Nunggu lama Banget Akhirnya Gw Pingin Ke Kamarnya Dengan Diam2..Tiba2 Ria keluar Dari Kamarnya,Gw Uda Sampai Di Pintunya..Jelas banget Gw Kaget Trus Dia Bilang
Ria : Eh lu Ngapain?
GW : Gak,Gw Cuma Mau Manggil lu aja..Soalnya lu Ninggalin gw Si Di Ruang Tamu Jadi Gw Kesepian,Lu lagi Ngapain?
Ria : Gw Lagi Online,Lu Mau Masuk?Ya Uda sini..Dari pada Diruang Tamu Banyak Nyamuk gitu
Gw : Bener ni bole?(Hati gw Bener2 Seneng bgt,,trus Gw Kepikiran Jorok Abis Sama ini cEWE)
Trus Gw Masuk De tu Di Kamar RIA,beberapa menit Gw lihatin dia Sedang Chat Sama Temen RAGNAROKnya trus Gw Tanya Sama Dia
GW : Ri,Lu Gak Bosen Main RO?Ngomong2 kamar lu Panas bener ya(Sambil Buka Jaket hitam Gw)
Ria : ACnya lagi rusak sorry ye,Gw Gak Bosen kok Main RO,Emang lu bosen?
GW : Gak si..Soalnya Ada Istri gw si yaitu lu(Sambil Ketawa)
Ria : Ye Dasar,Eh iya bener panas ya
Ria Sedang Pakai Baju Tanktop Merah + Celana Rada Pendek Sampai Lutut Warna Putih,Gw Berpikir Bagaimana gw Bisa megang itu dadanya..tapi gw Takutlah Soalnya Gw Pikir Ria itu Cewe Baik2 trus juga Gw Kenal Dari Game,Gw Bukan Pacar dia..Pasti misalnya Gw Kurang Ajar Sama Dia Waduh Bisa di Gampar,Tapi Tiba2 gw Konak Abis Lihat DADAnya Dari Samping Wih Bener2 Menonjol banget!!beberapa menit kemudian Gw Izin Ke Ruang Tamu Untuk Ambil Minum Tadi(Gw Ada Rencana Buat Numpahin Minuman Ini Ke Bajunya Supaya Dia Ganti Baju trus Gw Bisa Lihat dia Ganti Baju)Trus Gw Ambil tu Minuman..Dan Gw Berpura2 Kesandung trus Numpahin Minumannya Ke Bajunya Wih Ternyata Dia Pakai BH Warna Pink Waduh Semakin Lama Semakin Konak Banget gw Lihatnya
Ria : Eh Lu ati2 donk..Baju gw basah ni
Gw : Sorry De Ri Gw Gak Sengaja(sambil cemberut)
Trus Gw Gak Nyangka,Dia Ambil Baju Gantinya di LEMARInya Langsung Trus Langsung Buka Bajunya Di Depan GW WIh…Gila Gw Samkin Lama Semakin Konak Banget,Dengan Leluasa Lihat Punggungnya Yg Putih Halus Dengan BH Pink Yg Cukup Menggoda Gw,Gw Berusaha Deketin Dia Secara Tiba2 Trus Meluk Dia Secara Gw Gak Sadar Soalnya Uda Konak Banget Burung Gw…Trus Gw Langsung Peluk Dia
Ria : Eh Lu Ngapain Gw Lagi Ganti baju,Gw ga tau kalau lu Masi Ada disini
GW : Ah Ri…Kayanya Gw Suka De Sama Lu…Ri…Gw Suka Sama LU(Sambil Meluk Dia,Trus Gw Gesek2kin Penis Yg Masi Pakai Jeans Ke Pantatnya Ria Yg masih Berdiri)
Ria : Apa2an lu,Lu Ngapain itu..Gw geli tau,Lepasin Gw
GW : Ri…Boleh Gak..Gw ML sama Lu(Dalam hati Gw : Semoga dia Terima,Ini Cara Konyol Banget Sampai2 Gw Kringet dingin,Tapi Gw Sudah Konak Karena Gesek2kin Penis Gw yg masi Pakai Jeans ke Pantatnya Ria)
Ria : Apa Lu Bilang?Gila Aja Lu..ML Sama Gw,Gak !!(sambil triak)
GW : Ya Ri…Gw Uda Konak Banget ni..Kelihatanya Gw Mau Keluar..(Terasa Sperma Gw mau Keluar,Soalnya Gw Uda Gesek2 Si RIA Dalam Keadaan Berdiri,Ria Masi Belum Pakai Bajunya)
Ria : Aih Gila Lu Di..Lepasin gw cepet!!
Gw Uda Gak tahan Banget lihat Dadanya yg masi Di Selimutin BH Pink Ria,Trus Gw Coba Memegang Dadanya Dengan Paksa Trus Gw Buka Dengan PAKSA,Akhirnya BH Pink Ria Gw Buang Ke Lantai.Akhirnya DADA Dia Besarnya kira2 35b ini aduh Semakin Lama Semakin Konak Gw
Dengan Segera Gw Buka Celana Jeans Gw Sambil tetap Memeluk Paksa RIA,Setelah Gw Buka Jelana Jeans Gw Langsung Gw Buka CD Gw Dengan Tergesah2
Ria : Eh lu mau ngapain(Sambil berontak)
Gw : Ri Gw Mau ML Sekarang,Tolong dong ri aduh gw Gak Tahan,Lu Kocok Penis Gw aja Gpp..Asal Sperma Gw Keluar dengan Enak
Ria : Gw Gak Suka cara Paksa gini,tunggu dulu dah Kalau Lu mau Seperti itu..Tapi lo jangan Maksa Gw !! Lepasin Dulu(Sambil Berontak Tanganya Ke Arah Tangan Gw)
Akhirnya Ria Menunduk Sambil Tanganya Memegang Penis Gw Yg Mulai Keluar cairan Konak,Dengan Pelan2 Dia Mengocokin Penis Gw
Muka Ria terlihat Memaksa Melakukan ini Tapi Gw gak Peduli..Gw Merasakan Kenikmatan Yg Tiada Tara,Gw di kocok sama seseorang Cewe yg cantik dan aduhai dadanya
Lama Ke lamaan Kocokan Ria ke Penis Gw Semakin Lama Semakin Cepat,Gw Pun Merasa Tidak Kuat menahannya..Akhirnya
GW : Ri…Ah…Ri…..ah…(Crotttt ….)Akhirnya Gw Keluar Juga,Kira2 Ria Sudah Mengocok Gw 5 menit..Sperma Gw Kesemprot dimuka Dia,Gw Berusaha untuk Membersihkan Mukanya Dengan Tangan Gw
Ria : Gak usah Dibersihin,lu uda Keluarkan…gw mau Mandi dulu kalau gitu
Kelihatanya Ria Meremehkan Gw,Cuma 5 menit gw di kocok sama dia..sperma gw uda keluar,gw pingin ngebuktiin sama dia aja kalau gw gak sebentar..akhirnya gw samperin dia yg ingin ke kamar Mandi,Akhirnya Gw Peluk dia Dengan Kencang Sambil Membawanya ke Kasur dia
Ria : Eh Lu Mau Ngapain(sambil Kaget)
GW : Gw Mau Ngebuktiin Berapa Lama Gw Keluarnya..Gw keluar Sperma cuma 5 menit karena Gw Uda Konak Dari Tadi
Ria : Gak Usa Buktiin,Gw tau lu kuat di…Dah Gw Mau Mandi cepet Lepasin gw(Sambil berontak)
gw pun langsung banting dia di Kasur,Dia Masih Terlanjang Dada..Gw Trus Melihat dadanya yg montok itu akhirnya Gw Konak Kembali.Dengan Segera Gw Buka Celana Pendeknya itu dengan Paksa,Ria Trus Berontak tapi kelihatnya dia mau-mau saja gw ML lin ..Tapi muka dia terasa sedih tapi mau
GW : Ri,Kira2 Kamu Mau gak…Aku Gak maksa kok..Maafin aku ya?
RIA : hm….Gw gak sangka kalau lu Seperti ini di…Tapi kalau lu mau ya boleh2 aja,asal lu pakai kondom,lu ada kondom gak
GW : Sorry ri gw Gak ada Kondom,Gimana kalau Natural aja?boleh yah..gw gak tahan ri…gw janji bakal keluarin sperma gw keluar bukan ke rahim lu..plz ri
RIA : Lu Janji bakal gak hamilin gw ?
GW : Gw Janji RI….
Akhrinya Gw Sama Ria Setuju Untuk ML Bersama Dan Menikmati Malam Yg Indah Berdua Saja Di Kasur..Ria yg masi Terkapar.Gw pun Membuka Kakinya Berhuruf V..Lalu Gw Masukin Penis Gw Pelan2 Ke Vaginanya
GW : Ah…Ri….Ah….
Gw Trus Memompa Ria Dengan Style Huruf V,Dengan Leluasa Dan Enaknya Penis Gw Menggenjot CEWE Cantik yg Uda Lama Gw Incar..Akhirnya Gw ML Sama Dia….Ria pun Merintih ah…ah….ah…Merasa Ke enakan ML Bersama GW,Setelah 7 Menit Gw Memompa Ria,Gw Merasa Ada cairan basah di Vaginanya..Ternyata dia uda Orgasme
Ria : Ah….Di….Ah….(sambil Memegang Pundak gw)
Ria Dan Gw Merasa Kenikmatan Yg tiada Tara,Setelah 10 menit Gw Memompa dia Tanpa ganti Style..Akhirnya Gw Mau Ganti Style DoggyStyle..Gw Angka Ria Lalu Gw Suruh Dia Nungging.Lalu Gw Masukin Penis Gw Yg Uda Basah ini Ke Pantatnya..Ria pun Berteriak Kembali
RIA : AH….Sakittt !!!!
GW : Tahan Ri….Gw pun Memompa Dia Lagi Dengan Gaya Anjing..Trus dan Trus Gw Mempompa,kita berdua berteriak Ah Ah Ah Ah Ah trus Menerus Tanpa Henti,Gw Pun Mengeluarkan Keringan di Tubuh Gw.Ria pun Mengeluarkan Kringat yg Sangat Banyak.Karena Kamar Ria Begitu PANAS ABIS..
15 Menit Kemudian Gw Mulai Merasakan Kenikmatan Yg Luar Biasa Di Pantat Ria..gw Gak Tau Ria itu Masi Perawan Atau Gak,Gw Gak Peduli itu Yg Penting Gw Bisa ML sama Dia Saat ini Juga
GW : Ri…Gw Mau Style Pertama Tadi…Enak Banget Rasanya Style itu..Bisa Melihat Wajah Kamu sama DADA kamu..Lebih HOT
Akhirnya kita pun Kembali Ke Style pertama Yaitu Style Huruf V..Gw GESER Kakinya Dengan Lebar Lalu Gw Masukin PENIS Gw Kembali Ke VAGINANYA RIA..Gw Trus Melihat DADANya Sesekali gw Melihat WAJAHNYA yg Cantik,Lalu Gw Cium manis bibirnya Ria..Dengan Siksa Gw Cium dia…RIA: ah..hmm..ahm…ahmm….Dengar Rintihan RIA,Gw Trus Memompa VAGINANya Sampai 20 menit Tanpa Ampun
GW : Ah…Ri…Ah….Nikmat…(Samb il Memegang DADANYA Dan Gw Kucek2 DADANYA)
Ria : Ah…Ah..di….Ah…..(Sambil Merem dan menahan SAKIT)
Gw Jilat DADANYA Yg Montok itu dengan lidah gw..terasa Ria ke GELIAN Dia Berdesah trus tanpa henti
GW : Ah ri…Ah….Ah….oh….GW SAYANG LU RI…..(sambil Trus Mengenjot Dirinya)
RIA : Ah…ouwh….u….beneran lu…sayang…..gw…di……. (Sambil Membuka Mata Dan Melihat Wajah Gw Yg Ada Di Atas Dia)
GW : GW CINTA LU RII…!!!!!!!!!!Nikmatt……
RIA : GW Juga RASANYA ..ah…oh..oh..ah….
24 menit kemudian gw merasa ingin keluar sperma gw yg udah basah abis…akhirnya gw Berdiri lalu gw melaju ke DADANYA RIa..Gw Tekuk DADANYA RIa Lalu Gw masukin Penis gw ke DADANYA Ria yg sudah Gw Tekuk lalu..”Crottt….crott….crot t….”Sperma Membasahi DADANYA dan mukanya.
Gw Bener2 Lemes Dan Nikmat pada Saat gw keluarin Sperma Gw Ke DADANYA Ria.
GW : Ah….oh..akhirnya…uh……
RIA : Lu Lumayan Lama Juga…Lu Bener sayang gw(Sambil Melihat wajah gw yg uda keringetan)
GW : Iya ri…gw sayang lu..Gw pun langsung mencium bibirnya dan menyerang lidahnya
RIA : Uhm…uhmm…
Setelah itu kita pun mandi bareng dan bersantai2 di depan komputer sambil bercakap2 tentang game ragnarok,Akhirnya hari itu juga gw ML sama RIa..Gw gak menyangka gw akan ML sama dia..Namun Itu Berhasil !! Yeah…
Kitapun berpacaran sampai saat ini…kalau gw mau ML lagi sama dia,tinggal minta dan telepon dia dengan leluasa…
Related posts:
- Meita Si Toket Gede Nama gw radit gw masih kuliah di salah satu…
- Perjalanan Dinas Membara Elin adalah salah seorang manager pada bagian Treasury di sebuah…
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
View full post on Cerita Panas
ngentot ah (46)cerita ngentot sama abg (43)cerita ngentot sama pacar (42)cewek toge di jilat toketnya sampe merem melek (42)cerita ngewek abg (41)cewek toge dijilatin toketnya ampe merem melek (24)cerita abg ngewek (21)cerita abg ngentot (19)Cerita ngesek sama abg (17)cerita seks abg 17 tahun (16)Categories: Uncategorized Tags: Ngentot, Sama, Tahun







